Maria Shandi (lahir 20 November 1988) adalah seorang penyanyi rohani Kristiani. Debutnya sebagai seorang penyanyi rohani tidak perlu diragukan lagi. Namanya bersinar di belantika musik rohani melalui berbagai karya yang sukses di pasaran. Dan namanya terpatri harum di tengah jemaat Kristiani, serta sudah beberapa kali ia dipublikasikan di Majalah NARWASTU yang punya motto “Menyuarakan Kabar Baik.” Maria Shandi pun tergolong figur penyanyi rohani yang mampu memotivasi dan menginspirasi banyak orang, terutama kaum muda, serta mampu mendekatkan pendengar lagunya pada Tuhan. Dan namanya terpatri harum di tengah jemaat Kristiani, serta sudah beberapa kali ia dipublikasikan di Majalah NARWASTU yang punya motto “Menyuarakan Kabar Baik.” Maria Shandi pun tergolong figur penyanyi rohani yang mampu memotivasi dan menginspirasi banyak orang, terutama kaum muda, serta mampu mendekatkan pendengar lagunya pada Tuhan. Saat ini, dia sering melayani bersama dengan ayahnya, Pdm. Suwandi, yang merupakan seorang pembicara dan penulis lagu. Dia mulai belajar piano saat berumur 5 tahun dan vokal saat umurnya 11 tahun. Dia memulai pelayanannya di sekolah minggu pada saat umur 11 tahun, sebagai penyanyi, pemain keyboard, pemimpin pujian dan guru sekolah minggu. Pada saat umurnya menginjak 15 tahun, dia mulai bergabung di komunitas anak-anak muda dan melayani sebagai singer dan pemain keyboard. Maria merilis album pertama “Sentuh Hatiku“ pada Desember 2007. Di akhir tahun 2008, Maria mendapat penghargaan sebagai penyanyi rohani wanita terbaik dari Indonesian Gospel Music Award. Selain itu, album "Sentuh Hatiku" juga mendapat penghargaan sebagai album terlaris dan lagu terbaik pada tahun itu. Beberapa lagu dalam album “Sentuh Hatiku” juga menjadi lagu pengantar sinetron rohani dan FTV di RCTI. Lagu-lagu tersebut antara lain; Sentuh Hatiku, Dia Mengerti, Mujizat itu Nyata, Menanti KeajaibanMu, Sejauh Timur dari Barat, Kau Mengenal Hatiku, Kupercaya JanjiMu.