Joy Destiny Tiurma Tobing (lahir 20 Maret 1980) adalah pemenang Indonesian Idol musim pertama dan Golden Memories Asia serta juga seorang penyanyi Batak dan penyanyi religi Kristen. Joy Tobing memulai karir di panggung hiburan Indonesia dengan mengikuti ajang pencarian bakat. Kompetisi pertamanya di tahun 1994 di ajang Cipta Pesona Bintang RCTI ia keluar sebagai pemenang. Kemudian tahun 1995 Joy juga berhasil menjuarai acara Bintang Radio skala Nasional. Tidak cukup di skala nasional, dirinya melebarkan sayap dengan ikut kompetisi internasional. Sejumlah ajang yang berhasil dimenangkan antara lain Laser Pioneer Festival tahun 1995 yang diselenggarakan di Jepang, juara di acara yang sama pada tahun 1996 yang diselenggarakan di Cina. Kemudian juara pertama World Grand Prix Vocal Festival 2001 yang diadakan di Singapore. Setelah sukses dengan berbagai kompetisi vokal Joy Tobing pada tahun 2000 merilis album bergenre pop Batak pertamanya. Setelah sukses dengan genre tersebut ia juga merilis album Natal dan Gospel. Sukses di tanah kelahirannya Joy kembali memacu dirinya untuk bisa berkarir di kancah nasional. Pada tahun 2004 ia menjuarai ajang pencarian bakat Indonesian Idol musim pertama mengalahkan Delon Thamrin. Setelah berhasil memang Joy merilis album kemenangannya berjudul Terima Kasih, ia juga aktif berkolaborasi dengan musisi top diantaranya Glenn Fredly, Judika, Christine Panjaitan, Iwan Fals, Sheila Majid, dan masih banyak lagi. Joy Tobing bahkan pernah tampil pada acara perayaan SEA Games pada tahun 2011 yang dilaksanakan di Palembang dengan menyanyikan lagu Together We Can Rise sebuah lagu karya Susilo Bambang Yudhoyono. Lama tidak mengikuti ajang kompetisi pada tahun 2019, ia bersama 3 orang lainnya mewakili Indonesia dalam ajang Golden Memories Asia, yang ditayangkan di stasiun tv Indosiar. Program ajang kompetisi bakat ini tingkat Asia dimana pesertanya berasal dari Singapura, Malaysia, Brunei, Timor Leste dan Filipina. Di Golden Memories Asia ini peserta diharuskan membawakan tembang kenangan pada era musik 70’an sampai 2000’an. Total ada 24 peserta yang berpartisipasi. Joy Tobing berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan teman satu negaranya Lucky Octavia sebagai juara kedua.